Ustad Solmed diundang memberikan ceramah agama di Masjid Al Munawaroh, Kampung Pasauran, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Serang Banten, Jumat akhir pekan lalu. Kabarnya, Ustad Solmed diundang oleh salah satu bakal calon Gubernur (cagub) Banten. Namun, saat tiba di lokasi pengajian, Ustad Solmed malah dianiaya jamaah.

Informasi yang didapat, kehadiran ustaz kondang itu atas undangan cagub Banten, Wahidin Halim (WH). Malam itu WH juga berada di lokasi acara. Bahkan, dia memberikan sambutan.

Selain Cagub Banten, hadir pula Wakil Bupati Serang Panji Tirtayasa. Sementara jamaah yang hadir diperkirakan mencapai 5.000 orang.

Ketua Pemuda Desa Pasauran, Kamandanu, mengatakan, biaya mendatangkan Ustad Solmed ditanggung WH, anggota DPR RI yang turut hadir dalam acara Isra Miraj itu.

“Masyarakat tidak tahu soal biaya, karena itu dari WH. Bahkan WH sempat bilang ke masyarakat kalau Ustaz Solmed dalam perjalanan ke Pasauran. Pak WH nggak kena sasaran warga. Sebab, dia pulang setelah memberikan sambutan sekitar pukul 22.00 WIB,” kata Kamandanu saat dihubungi bantenpos.co (Jawa Pos Group/pojoksatu.id).

Kabarnya, Ustadz Solmed diundang untuk memberikan ceramah dengan biaya Rp 25 juta. Namun, Ustand Solmed telat datang dan baru tiba di lokasi pengajian setelah jamaah sudah bubar.

“Informasi yang saya dapat juga kurang jelas, ada yang bilang Rp15 juta hingga Rp25 juta. Infonya simpang siur,” tambah Kamandanu.

Kamandanu menambahkan, kericuhan terjadi ketika salah seorang pengawal Ustaz Solmed menunjuk-nunjuk tokoh masyarakat, saat mengklarifikasi keterlambatannya.

Saat itu, masyarakat tidak terima dan akhirnya mengamuk. Kekesalan warha itu berujung pada pemukulan pengawal Ustaz Solmed serta berimbas kepada sopir dan Ustad Solmed.

“Kejadian itu nggak lama, sekitar lima menit. Ya namanya warga sudah kesal, tidak tahu lagi siapa apa yang ada disitu. Pengawal, sopir dan Ustaz Solmed jadi sasaran kekesalan dan kekecewaan warga,” ujarnya (pjkst|dwk)

LEAVE A REPLY