Jakarta, mAtAsAkti-
Pengawas DPP Perkumpulan Masyarakat Indonesia (Permai) Drs Ganda Gultom MPd, Minggu pagi (17/01/2016) di Jakarta dalam keterangan pers kepada awak media menjelaskan untuk mencegah terulangnya kembali bom meledak seperti di jalan Thamrin Sarinah, maka pemerintah sebaiknya memberdayakan fungsi RT dan RW. Kepala RT dan RW pasti lebih mengenal dan mengetahui setiap warga yang tinggal di lingkungannya.
Dengan memperhatikan kesejahteraan RT/RW maka Pemerintah tentu tidak akan kesulitan untuk melakukan pendataan, sehingga setiap gerak-gerik orang asing di lingkungan RT/RW akan dapat terpantau dengan baik. Karena siapapun pasti akan tinggal dan menetap disuatu tempat. Setiap orang pasti butuh tidur.
“Jadi, kalau fungsi RT dan RW diberdayakan dengan selalu mendata penduduk di lingkungannya minimal 3 hari sekali maka akan dapat meminimalisir teror maupun perbuatan jahat lainnya. Jangan setelah bom meledak, lalu sibuk mencari biodata pelakunya,” sesalnya.
Disampaikan, selama ini peranan RT/RW hampir tak ada karena kurangnya perhatian kepada mereka sehingga terjadi carut-marut pendataan penduduk.
“Coba diberikan gaji yang sesuai tentu RT/RW akan lebih bertanggung jawab dalam pekerjaannya,” tandasnya (Darma)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY