Pengukuhan Tim Pemenangan IKHLAS Kecamatan Tugala Oyo

Nias Utara, mAtAsAkti

Tim pemenangan Calon Bupati/Wakil Bupati Nias Utara Marselinus Ingati Nazara AMd – Haogososkhi Hulu SE MM mengukuhkan Tim Pemenangan tingkat Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Tugala Oyo, Senin (19/10/2015) di Tugala Oyo.

Pengukuhan dilakukan Ketua Tim Pemenagan Kabupaten Dalifati Ziliwu SPd MPd didampingi Sekretaris Timelinus Nazara dan disaksikan calon Bupati dan Wakil Bupati dihadapan lebih 500 orang massa.

Di kesempatan itu, Marselinus Ingati Nazara memperkenalkan asal usul keluarganya. Dikatakannya, nenek moyangnya, yang juga sesepuh marga Nazara berasal dari Desa Ono Nazara, Kecamatan Tugala Oyo, kemudian marga Nazara menyebar dan sampai di Kecamatan Lotu, dimana kakek Ingati Nazara dahulunya merupakan orang Desa Hiligeo Afia Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara.

Selanjutnya, keluarga Ingati Nazara pindah ke Bale Fadorotuho Kecamatan Lahewa, Nias Utara untuk mengembangkan kehidupan.

“Jadi, saya ini dapat dikatakan sebagai Putra Tugala Oyo, Putra Lotu dan Putra Lahewa, yang pada intinya adalah merupakan Putra Kabupaten Nias Utara,” kata Ingati Nazara.

Dikatakannya juga, bahwa pada awalnya ia sangat mendukung pemekaran Kecamatan Tugala Oyo, namun melihat kondisi Tugala Oyo saat ini yang masih sangat jauh terbelakang, ia sangat kecewa.

“Kecamatan Tugala Oyo ini dimekarkan dari Kabupaten Nias semasa saya sebagai Ketua DPRD Nias. Saya sangat mendukung pada saat itu demi percepatan pembangunan di wilkayah Tugala Oyo, tetapi apa yang terjadi saat ini, Pemerintah Daerah sebagai eksekutif dalam pelaksanaan pembangunan kurang peduli. Buktinya, Tugala Oyo lima tahun silam, sama dengan Tugala Oyo saat ini, tidak ada perubahan,” kata pria yang sudah 4 Periode sebagai anggota DPRD di Nias dan Nias Utara ini.

Karenanya, lanjut Ingati Nazara, Tugala Oyo ini harus dirubah dan harus disejajarkan dengan Kecamatan lainnya di 11 Kecamatan yang ada di Nias Utara.

Ingati Nazara juga menyebutkan, selama ini banyak PNS sering diintimidasi, ditakut-takuti akan dipindahkan di Tugala Oyo. Kenapa, karena Tugala Oyo merupakan daerah terpencil.

“Jadi, Pemerintah Daerah Nias Utara selama ini seakan sengaja mendesain Tugala Oyo sebagai tempat pembuangan, sehingga tidak dibangun-bangun. Karena itu, kami dari IKHLAS hadir untuk perubahan Nias Utara, dan membuka keterisoliran Tugala Oyo agar dapat sejajar kemajuannya dengan Kecamatan lainnya,” janji mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias ini.

Karenanya, pinta mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara ini kiranya masyarakat Tugala Oyo untuk memberikan do’a restu dan dukungan serta memilih pasangan IKHLAS nomor urut 2 pada Pemilukada 9 Desember 2015 jika ingin Nias Utara maju dan Tugala Oyo keluar dari keterisoliran.

Sementara, calon Wakil Bupati Nias Utara Haogosochi Hulu mengatakan dirinya yang kini adalah Putra Alasa merupakan Putra Kecamatan Tugala Oyo, dimana Kecamatan Alasa dahulunya hanya satu Kecamatan dan kini telah dimekarkan menjadi 4 kecamatan yakni Kecamatan Alasa, Namohalu-Esiwa, Alasa Talumuzoi dan Tugala Oyo.

Mantan Sekdakab Nias Utara ini juga mengatakan bahwa masyarakat Kecamatan Tugala Oyo sanggup mengambil komitmen dan sanggup memenangkan IKHLAS di Tugala Oyo dan bersama-sama dengan Kecamatan lainnya sanggup memenangkan Pasangan IKHLAS.

“Dahulu, nenek moyang kita sanggup membangun daerah ini, sanggup mendirikan kampung-kampung dan sanggup mendirikan Kecamatan Tugala Oyo tanpa intervensi penguasa, maka saya yakin masyarakat Tugala Oyo juga akan sanggup memenangkan Pasangan IKHLAS menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara tanpa intervensi para pejabat tertentu yang berpihak kepada penguasa saat ini, yang hanya ingin mempertahankan jabatannya,” kata suami dari Faeriani Zega SE MM yang adalah anggota DPRD Kota Gunungsitoli ini.

Haogosochi Hulu juga memaparkan sejumlah komitmen nantinya jika IKHLAS terpilih mempin Nias Utara Periode 2016-2021.

“Komitmen ini bukan mengada-ada, tetapi pasti dapat kami laksanakan dan kami yakin dapat berjalan dengan baik, karena dua belas poin ini didukung oleh 18 dari 25 orang anggota DPRD Nias Utara atau 5 dari 6 fraksi yang ada di lembaga Dewan,” kata Haogosochi Hulu.

Dikatakannya lagi, bahwa komitmen ini tidak dapat diragukan, dimana Partai Pengusung Pasangan IKHLAS adalah merupakan gabungan dari sejumlah partai dari KIH dan KMP atau didukung oleh Partai Presiden saat ini yakni PDIP dan juga kelompok Prabowo yakni Gerindra, juga partai Golkar, PKPI, PKB, Perindo, HANURA, dan PAN.

“Artinya, urusan kita di pusat itu bisa lancar karena ada dukungan dari sejumlah partai besar dan partai penguasa di pusat,” ujarnya.

Haogosochi juga mengatakan bahwa pihaknya sangat prihatin melihat Tugala Oyo saat ini, karenanya, Pasangan IKHLAS juga punya komitmen akan memprioritaskan Tugala Oyo yang selama ini belum dapat dilalui kendaraan roda empat dan harus sudah dapat dilalui dengan kendaraan roda empat dalam 3 tahun ke depan.

Adapun beberapa program prioritas di Tugala Oyo diantaranya Pembangunan Jembatan Oyo di Te’olo dan Gunung Tua, Pembangunan Jembatan Na’ai di Gunung Tua dan Jembatan di Sungai Na’ai menuju Desa Harefa dan Desa Boto Na’ai. Pembangunan Jalan dari Desa Te’olo menuju Desa Humene Sihene’asi dan Siwawo, Pembangunan Jalan dari Desa Te’olo menuju Desa Harefa dan Boto Na’ai, dan Pembangunan Pelebaran Jalan dari Desa Ono Nazara menuju Desa Te’olo dan Pembukaan Badan Jalan dari Desa Ono Nazara menuju lokasi wisata di Lahe Gawe, Desa Ono Nazara.

“Ini adalah komitmen kami dan pasti kami laksanakan. Kita harus membuka keterisoliran Tugala Oyo ini agar tidak terkesan sebagai daerah tertinggal lagi ke depan” seru Haogosochi Hulu.

Untuk percepatan pembangunan di Nias Utara, lanjut Haogosochi Hulu, nantinya pemerintah akan memfasilitasi pembukaan jalan dan lahan pertanian di setiap kecamatan dengan menempatkan satu eskavator/beko di setiap kecamatan termasuk di Tugala Oyo.

Wakil Ketua DPRD Nias Utara yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Nias Utara Fatizaro Hulu SE MM mengatakan jika ingin Tugala Oyo berubah dari keterisolirannya, pendidikan meningkat, pembangunan jalan meningkat dan kehidupan masyarakat dapat sejahtera, maka diharapkan seluruh masyarakat Tugala Oyo memberikan dukungan kepada IKHLAS pada Pemilukada 9 Desember 2015 ini.

Mewakili Tim Kecamatan Tugala Oyo, Nimerodi Hia yang merupakan tokoh muda di Tugala Oyo mengaku sangat senang mendukung Pasangan IKHLAS karena visi-misi dan komitmen yang ditawarkan IKHLAS adalah sangat pas untuk menjawab keresahan masyarakat Nias Utara selama ini.

Nimerodi Hia juga sangat sedih karena selama ini Pemerintah daerah menjadikan Tugala Oyo sebagai tempat sampah atau tempat pembuangan para PNS, karena dari 8 Desa di Tugala Oyo, hanya satu Desa yang dapat dilalui kendaraan, sementara lainnya masih ada yang ditempuh hanya dengan berjalan kaki. Karenanya, ia mengajak semua masyarakat Tugala Oyo untuk bulad tekad memilih Pasangan IKHLAS.

Tampak turut hadir tokoh Nias Utara yang juga Ketua Partai PAN Nias Utara dan anggota DPRD Nias Utara Amizaro Waruwu SPd alias Mr Long.

Mr Long mengaku sangat kecewa dengan kondisi Tugala Oyo saat ini, dimana tidak berubah sejak 5 tahun terakhir karena tidak ada pembangunan.

Ia menghimbau masyarakat Tugala Oyo agar tidak lagi mau tertipu oleh Pemerintah saat ini. Dikatakannya, janji-janji Edward Zega selama ini adalah janji-janji palsu dan penuh kebohongan, bahkan cukup berani untuk berbohong dan mengingkari janjinya.

“Jangankan ia tidak menipu atau bohong kepada masyarakat atau kepada bapak/ibu sekalian masyarakat biasa ini, saya sebagai mantan Wakil Ketua DPRD juga Ketua Fraksi PAN di DPRD Nias Utara saat ini berani ditipunya (Edward Zega-red),” tandas Mr Long.

Jadi, lanjut Mr Long, kalau orang sudah tua suka berbohong, maka sampai mati pun akan terus menipu dan berbohong.

Maka dari itu, seru Mr Long, agar semuanya jangan lagi tertipu kedua kalinya, maka mari kita adakan perubahan dengan memilih Pasangan IKHLAS menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara Periode 2016-2021 (Atozanolo Zega)

LEAVE A REPLY