JAKARTA

Anggota DPD Delis Jullarson Hehi mengatakan, jumlah tenaga honorer dengan penempatannya di Indonesia dianggap tidak berimbang. Salah satu sektor yang dianggapnya kurang tenaga honorer adalah pendidikan dan kesehatan.

“Data dari PGRI sendiri, kebutuhan guru SD yang dibutuhkan 400 ribu,” kata Delis dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (13/2).

Delis menjelaskan, dari data yang dipaparkan Kementerian Pendidikan, kebutuhan guru dari 2010 hingga 2014 berjumlah 747.898. Keperluan guru berasal dari jenjang SD. “Bahkan PGRI sendiri mengatakan, saat ini darurat guru SD,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kebutuhan tenaga honorer di Puskesmas mencapai belasan ribu. Dan hingga kini tenaga tersebut belum terpenuhi. “kebutuhan ideal puskesmas perawatan itu untuk bidan dan perawat kurang lebih 17.522 berdasarkan Depkes,” ujarnya.

Lebih lanjut, senator asal Sulawesi Tengah itu mempertanyakan, berapa jumlah tenaga honorer yang sudah dipenuhi. Hingga saat ini, lanjutnya Kemen PAN dan RB belum memberikan data.

“Dalam periode itu, berapa yang sudah diangkat, berapa yang sudah dipenuhi, itu sampai hari ini belum jelas,” pungkasnya (mdk|dwk)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY