Pelatih tim nasional Belgia, Marc Wilmots, mengatakan pihaknya bisa memahami sepenuhnya pembatalan pertandingan persahabatan antara Belgia dan Spanyol yang mestinya digelar di Brussel, Selasa (17/11) malam.

Pembatalan ini dikaitkan dengan serangan di Paris, Jumat malam pekan lalu, yang menewaskan 129 orang.

Aparat di Prancis mengatakan otak serangan-serangan di Paris adalah warga negara Belgia. “Ada ribuan pertandingan sepak bola yang digelar, lebih atau berkurang satu tidak akan menjadi persoalan besar” Marc Wilmots.

“Nyawa manusia jauh lebih penting dari pertandingan sepak bola,” kata Wilmots kepada para wartawan.

Tak berdampak

“Saya diberi tahu tadi malam pada pukul 23.30 bahwa kami tak jadi turun bertanding. Pada Selasa pagi seluruh anggota tim nasional sudah mendapatkan pemberitahuan (tentang pembatalan pertandingan),” jelas Wilmots.

“Ada ribuan pertandingan sepak bola yang digelar, lebih atau berkurang satu tidak akan menjadi persoalan besar,” katanya.

Salah satu sasaran serangan di Paris pekan lalu adalah Stade de France yang tengah menggelar pertandingan antara tim nasional Prancis melawan Jerman, yang antara lain dihadiri oleh Presiden Prancis Francois Hollande (dac|dwk)

LEAVE A REPLY