MEDAN

Sumatera Utara (Sumut) memiliki saingan yang berat di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Bandung, Jawa Barat (Jabar). Pelatih Biliar Sumut , Resa Mahmudsyah Rangkuti mengatakan saingan terberat itu dominan berasal dari Pulau Jawa.

Namun untuk mengahadapi saingan berat itu, menurutnya setiap atlet harus mempersiapkan mental bertanding. Satu cara untuk mempersiapkan mental bertanding ialah dengan Try Out (TO).

Ia mengatakan, jika Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut memiliki dana yang cukup, maka ia beserta atlet didikannya mengharapkan agar bisa latihan ke Taiwan.

Menurutnya untuk latihan bertaraf internasional kini tak mesti ke benua Eropa. Di benua Asia saja sudah sangat bagus dan lebih hemat biaya.

“Jadi kami tak mesti jauh-jauh pergi ke Eropa untuk Try Out. Di Taiwan saja sudah sangat bagus. Karena pebiliar tingkat dunia malahan dari Taiwan sekarang,” katanya saat dijumpai di kantor Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jalan Kapten Patimura nomor 163, Medan, Selasa (5/1/2016).

Pelatih biliar Sumut lainnya, Fadil Nasution mengatakan, hal senada. Menurutnya TO tak perlu jauh-jauh ke Eropa karena di Asia sudah bagus.

Ia sendiri mengharapkan, agar atlet biliar Sumur bisa TO ke India, Vietnam atau Thailand. Hal itu sebagai opsi lainnya jika pilihan utama tidak dipenuhi.

” Kalau Try Out ke India sangat penting karena di sana jagonya biliar untuk kategori english single danenglish double. Jadi atlet kita bisa belajar langsung dari sana,” katanya.

Sedangkan ke Vietnam akan khusus mempelajari kategori caroom. Lalu ke Thailand untuk mempelajari kategori pool.

“Semua itu tergantung keputusan KONI Sumutlah. Kalau ada dana ya syukur. Tapi kalau tidak ada, ya apa adanya aja,” katanya (dac|dwk)

LEAVE A REPLY