Pihak Kepolisian mendatangi TKP untuk mengevakuasi Korban (Foto : Istimewah)

MataSakti.com, Gowa – Mayat seorang pelajar SMA yang ditemukan tewas gatung diri di pohon nangka berhasil dievakuasi oleh aparat kepolisian. Proses evakuasi berjalan dramatis lantaran lokasi berada di tebing batu yang terjal. Orang tua korban harus dievakuasi oleh warga lantaran histeris dan terus mengamuk tak kuasa menahan duka.

“Kami harus mendalami fakta-fakta lanjutan, terutama mengotopsi korban sehingga dapat dipastikan secara ilmiah apa yang menjadi penyebab kematian korban,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga usai menggelar olah TKP, Selasa (13/3/2018).

Aparat kepolisian yang menggelar olah TKP mengamankan tali nilon, sepasang sendal jepit dan sebilah badik dari lokasi kejadian. Jasad korban berhasil dievakuasi dengan cara jasad diikat tali lantaran lokasi berada di tebing batu yang terjal. Polisi sendiri belum bisa mengambil kesimpulan terkait penyebab kematian korban lantaran kondisi jasad telah membusuk.

Korban terakhir menghilang sejak tiga hari yang lalu dan pamit kepada orang tuanya untuk ke rumah temannya.

“Tiga hari yang lalu dia pamit mau ke rumah temannya” kata Ahmad, orang tua korban.
Jasad korban saat ini dievakuasi ke RS Bhayakara Polri Makassar untuk diautopsi. Sementara orangtua korban dievakuasi ke rumah duka, Dusun Pakattolompo, Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu yang berjarak 1 km dari TKP.(Detik/TR)

LEAVE A REPLY