Jakarta – mAtAsAkti.COM

Aparat Reserse dan Kiriminal Umum (Reskrimum) Polda Metro Jaya mengamankan 8 tersangka pengedar senjata api dan airsoft gun ilegal.

Selain mengamankan 8 tersangka, yakni KS (42), WH (30), HRA (32), KMR (29), MS (30), HW, AS (37), dan KV (36), petugas juga menyita ratusan barang bukti dari para pemilik.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, pelaku kejahatan di Ibu Kota Jakarta melengkapi diri dengan senjata api mulai senjata airsoft gun, dan replika mirip senjata api.

“Airsoft gun ini digunakan tidak tepat sasaran, sehingga kami pelu melakukan razia besar-besaran, tidak hanya kepada pelaku tapi pengedar,” kata Krishna, Minggu (15/11/2015).

Krishna menuturkan, dalam tiga pekan terakhir, petugas melakukan razia dan menyita 106 pucuk senjata airsoft gun, 12 senjata api berbagai merek, satu pen gun, dua pucuk senjata laras panjang.

“Kita juga menyita 13 selongsong revolver, 70 kotak gotri, 88 tabung gas Co2, 17 magazen, dua bendel peluru kosong, satu kotak mimis, satu kemasan peluru plastik, tujuh kemasan berisi selongsong, lima peluru tajam kaliber 22 milimeter, dan lima peluru kecil,” tutur Krishna.

Krishna menegaskan, Polda Metro Jaya akan terus melakukan tindakan untuk menekan peredaran senjata api baik organik maupun ilegal di Jakarta.

“Untuk itu kita menghimbau agar masyarakat tidak mencoba-coba memiliki “airsoft gun” dan “air gun” secara ilegal. Karena kepemilikannnya harus berizin sesuai peruntukannnya,”tandasnya.

DTK.A

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY