Proses pembuatan drainase yang bermasalah

Langsa, mAtAsAkti

Pembuatan pendestrian (trotoar) jalan Perumnas Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa diduga bermasalah.

Pasalnya, dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut juga terdapat proyek pembuatan drainase, yang mana diduga ketebalan dinding drainase tidak sampai 15 CM sebagaimana yang tercantum di dalam RAB.

Berdasarkan temuan Wartawan di lapangan, Sabtu (17/10/2015) sekira pukul 12.30 WIB, ukuran tebal coran terlihat kurang dari 15 CM.

Sebelumnya, seorang pegawai yang mengaku sebagai honorer di Dinas Pekerjaan Umum Kota Langsa yang turut serta membantu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Almutadar ST mengatakan bahwa ketebalan dinding dreinase mencapai 15 CM.

“Ketebalan dinding drainasenya 15 Centi Meter, nanti ditambah lagi plesterannya,” dalihnya sambil berlalu.

Untuk meyakinkan apa yang disampaikan petugas honorer tersebut, kemudian Wartawan melakukan pengukuran dan ternyata ketebalan coran yang sedang dalam tahap pengerjaan itu kurang dari 15 CM.

Di plang proyek tertera, pekerjaan itu dikerjakan oleh CV Nanggroe Dimiyueb Angen. Nomor kontrak 240/spk-lu/620/otsus/ck/2015, dengan nilai kontrak sebesar Rp1.990.000.000. Adapun Perencana kegiatan CV Archi Perdana eng. Consultant Pengawas. CV Arcenaufal Consulthant, dimulai sejak tanggal 25 Agustus 2015 dan selesai tanggal 21 Desember 2015.

Di hari yang sama Wartawan mengkonfirmasi PPTK Almutadar ST melalui telepon selulernya sekira pukul 15.00 WIB. Almutadar ST mengatakan, di RAB ketebalannya memang 15 CM.

“Di RAB ketebalan dinding drainase memang 15 Centi Meter, tapi untuk konfirmasi kita jumpa dulu biar jelas. Kita jumpa pukul 17.00 WIB,” jawabnya enteng, kemudian pria ini mematikan telepon selulernya (CA.001)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY