Pada usia remaja, kebiasaan dan kepribadian seseorang mulai terbentuk dengan beragam faktor yang muncul dari lingkungan sekitar. Salah satu hal yang dapat menentukan adalah tekanan dari lingkungan sosial terutama dari teman sebaya.

Tekanan dari teman sebaya tersebut sering membuat remaja akhirnya terjebak dalam mengonsumsi rokok dan minuman keras. Cara terbaik untuk mencegah hal tersebut bukanlah menghilang dari lingkungan pertemanan tersebut tetapi menjadi lebih supel pada berbagai lingkungan sosial.

Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa lebih supel dan dekat dengan teman, keluarga, dan sekolah dapat membuat seorang remaja terhindar dari berbagai pengaruh negatif. Penelitian yang dilakukan oleh University of Dundee tersebut meminta 1.000 siswa SMA dengan usia antara 13 hingga 17 untuk mengukur perasaan dan kedekatan mereka dengan teman, keluarga, dan sekolah.

Kristy Miller selaku peneliti mengungkapkan bahwa semakin tinggi keterkaitan antara seorang remaja dengan tiga lingkungan sosial yang dimilikinya, maka semakin rendah keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan negatif. Namun ketika seorang remaja sangat terlibat dalam lingkungan pertemanan dan kurang di dua lingkungan lain, maka semakin tinggi kemungkinannya dalam mengonsumsi alkohol dan minuman keras.

Peneliti mengatakan bahwa hubungan yang jauh dengan keluarga, teman, dan sekolah dapat membuat seorang remaja melakukan berbagai hal negatif. Hal itu juga diperkuat oleh penelitian tahun 2014 yang menyebutkan bahwa seorang remaja dalam posisi tersebut juga cenderung memiliki masalah dalam kesehatan mental.

Jadi cara terbaik bagi remaja untuk terhindar dari rokok, minuman keras dan bahkan narkoba adalah dengan memperkuat hubungan yang dimilikinya terhadap teman, keluarga, dan sekolah (mdk|dwk)

LEAVE A REPLY